Sabtu, 07 Februari 2015

Situs AZWAJA

Sebagai salah satu wujud dakwah atau syi'ar Islam di dunia online, Muslimedia News (MMN) merekomendasikan beberapa situs atau website Islam terbaik dan terpercaya sebagai rujukan kaum Muslimin, serta berhaluan Ahlussunnah wal Jama'ah.

Saat ini ada banyak sekali website dan blog berlabel Islam yang memenuhi jagat internet di Indonesia. Website tersebut terbagi kedalam beberapa jenis; portal berita, kajian islami, download file, radio dan tv online, dan sebagainya. Diantara situs tersebut ada yang berhaluan Aswaja (Ahl al-Sunnah wa al-Jama'ah), Syi'ah, Wahhabi, Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Teroris dan sebagainya.

Dalam rangka meminimalisir kebingungan masyarakat terkait situs Islam yang layak dijadikan rujukan dan bisa dipercaya, maka kami memilihkan dan merekomendasikan beberapa situs Islam berbahasa Indonesia terbaik dengan pertimbangan tertentu.

1. NU Online atau www.nu.or.id 
NU Online merupakan situs resmi organisasi Islam Ahlussunnah wal Jama'ah terbesar yang menyajikan berita dan beragam artikel dalam 3 bahasa yaitu bahasa Indonesia, bahasa Inggris dan bahasa Arab.

Berbagai rubrik tersedia di NU Online, diantaranya Warga Nasional, warta Daerah, warta Nasional, Fragmen, Seni Budaya, Halaqah, Kolom, Pesantren, Tokoh, Buku dan Humor (ciri khas masyarakat). Sajian artikel yang berkaitan langsung dengan keislaman tertuang dalam rubrik Bahtsul Masail (mengupas permasalahan secara aktual dan sarana konsultasi umat Islam), Hikmah, Syari'ah, Ubudiyah, Taushiyah, Khutbah dan Buletin Jum'at.

2. Moslem For All | www.moslemforall.com
MFA merupakan portal berita dengan beragam kategori yang disajikan, mulai dari berita nasional, internasional, politik, ekonomi, sosial budaya, kriminal, hukum, peristiwa, tokoh, psikologi, olahraga, teknologi, health, seni, keagamaan dan lainnya. Portal berita ini mengusung slogan Syi'ar Rahmatan lil-Alami.

3. Muslimedia News | www.muslimedianews.com 
MMN merupakan situs atau media Islam online yang bergerak dalam bidang pemberitaan, syi'ar Islam, dakwah dan kajian Islam (Islamic Studies) dengan mengedepankan sikap moderat (tawasuth).

4. Islam Institute | www.islam-institute.com
Situs ini merupakan website yang konsen dalam menyajikan informasi atau berita Islam dalam skala nasional maupun internasional, serta menyajikan artikel-artikel keislaman.

5. Ngaji Yuk | www.Elhodaa.net
Dengan mengusung slogan "Ngajik Yuk", situs Elhodaa berupaya mengajak dan memotivasi umat Islam mengaji (belajar Islam) dengan benar. Ngajik Yuk menyajikan informasi keislaman, rekaman mp3 dan video kajian Islam yang dapat dengan muda di download oleh umat Islam.

6. Sarkub / Thariqat Sarkubiyah | www.sarkub.com
Situs yang diluncurkan 16 oktober 2011 sangat disegani oleh wahhabi. Mereka tidak segan mendatangi pihak Wahhabi yang berupaya merongrong Ahlussunnah wal Jama'ah. Selain menyajikan tulisan yang bersifat berita, Sarkub Online juga menyajikan konten Islami yang bisa didownload, kajian kitab, dan sebagainya. Jaringan Sarkub juga sangat luas.

7. Pustaka Ilmu Sunni Salafiyah-KTB | www.piss-ktb.com
PISS-KTB kepanjangannya adalah Pustaka Ilmu Sunni Salafiyah - Kenapa Takut Bid'ah?. Adalah situs Islam Ahlussunnah wal Jama'ah yang konsen pada kajian kitab pesantren dan konsultasi umat Islam dengan referensi yang luas, dikelola oleh santri yang memang berkecipung dalam kajian kitab.

8. Cyber Dakwah Online | www.cyberdakwah.com
Cyber Dakwah merupakan situs dakwah Islam yang menyajikan konten berita, kajian keislaman, muslimah, remaja dan lain-lain. Situs ini digawangi oleh tim IT dari Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo Situbondo Jawa Timur.

9. Buya Yahya atau Al Bahjah | www.buyayahya.org
Konsen dalam kajian keislaman, radio sebagai salah satu sarana dakwahnya, itulah sekilas gambaran mengenai Lembaga Pengembangan Dakwah (LPD) Al Bahjah yang berpusat di Cirebon dibawah asuhan Buya Yahya.

10. Majelis Rasulullah | www.majelisrasulullah.org
Situs Majelis Rasulullah SAW yang dibangun sejak masa al-Habib Mundzir bin Fuad al-Musawa ini terus berkembang dan menjadi salah satu situs rujukan umat Islam. Situs ini menyajikan forum tanya jawab atau konsultasi keagamaan.

11. Madinatul Iman | www.madinatuliman.com
Media Islam yang memiliki slogan Eratkan Ukhuwah Santun Berdakwah Sejuk Beribadah ini turut menjadi salah satu situs rujukan umat dengan beragama rubrik yang disajikan mulai dari berita hingga konten keislaman. Berpusat di Kalimantan Timur.

12. Ustadz Muhammad Idrus Ramli | www.idrusramli.com
Siapa yang tidak kenal dengan Ust. Muhammad Idrus Ramli? Beliau adalah pakai Aswaja Indonesia yang banyak berkecipung dalam diskusi atau dialog ilmiah dengan Wahhabi, Syi'ah, Liberal dan lainnya. Tulisan-tulisan Ust. Idrus Ramli juga dapat dinikmati melalui situs pribadinya yang dikelola oleh salah seorang santri Aswaja.

13. Santri NET | www.santri.net
Adalah website center konsultasi seputar Islam terlengkap, menyajikan ribuan artikel dengan referensi dari kitab-kitab ulama ahlussunnah wal jama'ah. Situs ini memiliki rubrik Bedah Kitab, Pesantren Indonesia, Kewanitaan, Kajian Tafsir, Kabar Santri, Ubudiyah, Bahtsul Masail, Motivasi, Gudang Dalil, Do'a dan Ddzikir, dll.

14. Sufi News | www.SufiNews.com
Situs ini termasuk salah satu portal berita sufi Indonesia yang menyajikan beragama hal mengenai dunia Sufi, seperti profile tokoh, thariqah, kajian tasawuf, hikmah sufi dan sebagainya.

15. Moslem Info | www.mosleminfo.com
Dengan slogan "Berita Islam Terpercaya", Moslem Info eksis sebagai salah satu portal berita keislaman yang memiliki beragama rubrik diantaranya berita nasional, internasional, islamia, dunia Islam, ekonomi, khazanah, fatwa, pendidikan, tokoh dan sebagainya.

16. Arrahmah | www.arrahmah.co.id
Memiliki nama yang mirip dengan situs Arrahmah.com (situs wahhabi radikal) bukan berarti Arrahmah.co.id menyajikan konten yang sama pula. Arrahmah.co.id merupakan situs portal berita Islam Rahmatan lil-alamin yang memiliki slogan Menjaga Ukhuwah Menebar Kedamaian.

17. Santri News : http://www.santrinews.com
Portal berita santri yang memiliki slogan "Melestarikan Tradisi, Membumikan demokrasi" ini menyajikan akhbar dari berbagai wilayah, dunia pesatren, madrasah, khazanah dan budaya keislaman, disorah, dan konten keislaman.

18. Aswaja NU | www.aswajanu.com
Aswaja NU merupakan situs pencarian bagi umat Islam yang membutuhkan referensi yang terpercaya. Situs yang memiliki slogan "Rujukan Islam Ahlussunnah wal Jama'ah NUsantara" ini juga memiliki Wiki Aswaja http://wiki.aswajanu.com

19. Suara Muslim | www.suara-muslim.com
Suara Muslim merupakan salah satu portal berita Islam yang berhaluan Ahlussunnah wal Jama'ah. Situs ini juga banyak mengcounter kelompok yang berupaya merongrong Indonesia. Selain menyajikan kajian keislaman, situs ini juga menyajikan rubrik opini, berita, harokah, dan sebagainya.

20. Aswaja Research Group | www.aswj-rg.com
Adalah situs Islam Ahlussunnah wal Jama'ah yang konsen menyajikan tulisan seputar Aswaja, melakukan konter terhadap aliran seperti Syi'ah dan Wahhabi, membantah kekeliruan mereka. Situs ini tidak hanya menjadi rujukan umat Islam di Indonesia, tetapi juga luar negeri.

Situs-situs Islam lainnya dapat dilihat pada link dibawah tulisan ini.

Link Terkait : 

Ayat Syifa’

Ayat Syifa’ Amalan untuk Kesembuhan

وَإِذَا مَرِضْتُ فَهُوَ يَشْفِينِ

Wa idzaa maridhtu fahuwa yasyfiini
Dan apabila aku sakit, Dialah Yang menyembuhkan aku
[Do’a Nabi Ibrahim dalam Surat Asy-Syu’raa’ 26:80]

Didalam sebuah kisah, Imam Abu Qasim Qushairi ra. berkata: “seorang di antara anakku jatuh sakit sehingga dia hampir meninggal. Di waktu itu aku bermimpi bertemu Rasulullah s.a.w. Baginda bersabda: “Mengapa kamu tidak ambil manfaat dari ayat-ayat syifa’? Mengapa kamu tidak mengamalkan ayat-ayat itu dan memohon (kepada Allah s.w.t.) untuk disembuhkan?”

Setelah terjaga Imam Abu Qosim Qushairi ra menemukan enam ayat Syifa’ di dalam al-Qur’an. Berikut enam ayat syifa’ tersebut:

وَيَنْصُرْكُمْ عَلَيْهِمْ وَيَشْفِ صُدُورَ قَوْمٍ مُؤْمِنِينَ

Wa yanshurkum `alayhim wa yasyfi shuduura qawmim-mu’miniin
Dan (Allah ) akan melegakan hati orang-orang yang beriman
[At-Taubah 9: 14]

يَا أَيُّهَا النَّاسُ قَدْ جَاءَتْكُمْ مَوْعِظَةٌ مِنْ رَبِّكُمْ وَشِفَاءٌ لِمَا فِي الصُّدُورِ وَهُدًى وَرَحْمَةٌ لِلْمُؤْمِنِينَ

Yaa ayyuhaan-naasu qad jaa atkum maw`izhatum mir-rabbikum wa syifaa-ul-limaa fish-shuduuri wa hudaw wa rahmatul-lil mu’miniin
Hai Manusia, sesunguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman.
[Yunus 10: 57]

يَخْرُجُ مِنْ بُطُونِهَا شَرَابٌ مُخْتَلِفٌ أَلْوَانُهُ فِيهِ شِفَاءٌ لِلنَّاسِ

Yakhruju mim-buthuunihaa syaraabum-mukhtalifun alwaanuhu fiihi syifaa-ul-linnaas
Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia.
[An-Nahl 16: 69]

وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْآنِ مَا هُوَ شِفَاءٌ وَرَحْمَةٌ لِلْمُؤْمِنِينَ

Wa nunazzilu minal qur-aani maa huwa syifaa-uw warahmatul-lil mu’miniin
Dan Kami turunkan dari Al-Qur’an suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman.
[Bani Israil (Al-Israa) 17: 82]

وَإِذَا مَرِضْتُ فَهُوَ يَشْفِينِ

Wa idzaa maridhtu fahuwa yasyfiini
Dan apabila aku sakit, Dialah Yang menyembuhkan aku
[Do’a Nabi Ibrahim dalam Surat Asy-Syu’raa’ 26:80]

قُلْ هُوَ لِلَّذِينَ آمَنُوا هُدًى وَشِفَاءٌ

Qul huwa lilladziina aamanuu hudaw wasyifaa’uw-walladziina laa yu’minuun
Dan katakanlah (wahai Muhammad ) bahwa (Qur’an) itu adalah petunjuk dan menyembuhkan bagi orang-orang yang beriman.
[Fushshilat 41:44]

Ingin mimpi bertemu Nabi Muhammad SAW

MIMPI BERTEMU DENGAN NABI SHOLLALLOHU ALAIHI WASALLAM
Dinukil dari kitab Al Fawaidudz Dzakiyyah Liru'yati Khoiril Bariyyah
1- سـورة القدر : من قرأها عند طلوع الشمس إحدى وعشرين مرة وعند غروبها كذلك , رأى النبي صلى الله عليه وسلم في منامه : من الوسائل الشافعة ص 421 .
1. Surat Al qadr : barang siapa membaca surat al qodr sebanyak 21 kali ketika terbit dan tenggelamnya matahari maka dia akan melihat Nabi shollallohu alaihi wasallam dalam mimpinya.
*kitab wasailus syafi'ah halaman 421.
2- سـورة الكوثر : من قرأها في ليلة ألف مرة رأى النبي صلى الله عليه وسلم . الوسائل الشافعة ص 424 .
2. surat al kautsar : barang siapa membaca surat al kautsar sebanyak 1000 kali di malam hari maka dia akan mimpi melihat Nabi shollallohu alaihi wasallam .
*kitab wasailus syafi'ah halaman 424.
3- سـورة المزمل : من أراد أن يرى النبي صلى الله عليه وسلم فليقرأها إحدى وأربعين مرة فيراه البتة . في الوسائل الشافعة ص 418 للإمام خرد .
3. surat al muzzammil : barang siapa ingin mimpi bertemu dengan Nabi shollallohu alaihi wasallam maka bacalah surat al muzzammil sebanyak 41 kali .
*kitab wasailus syafi'ah halaman 418.
4- ذكر في خزينة الأسـرار : قال بعض العلماء : من قرأ سـورة القدر ألف مرة يوم الجمعة لم يمت حتى يرى النبي صلى الله عليه وسلم ...
4. disebutkan dalam kitab khozinatul asror :
sebagian ulama' berkata : barang siapa membaca surat al qodr 1000 kali pada hari jum'at maka dia tdk akan meninggal hingga melihat Nabi shollallohu alaihi wasallam.
5- قال بعضهم من خواص سورة الكوثر : من قرأها ليلة الجمعة ألف مرة وصلى على النبي صلى الله عليه وسلم ألف مرة . ونام رأى النبي صلى الله عليه وسلم في منامه . قلت وهذه فائدة جربها الكثيرون والحمد لله رب العالمين .
5. sebagian ulama' berkata : temasuk kekhususan surat al kautsar, barang siapa yg membacanya 1000 kali pada malam jum'at dan membaca sholawat kepada Nabi shollallohu alaihi wasallam sebanyak 1000 kali kemudian tidur, maka dia akan melihat Nabi shollallohu alaihi wasallam dalam tidurnya.
faedah ini telah dicoba oleh banyak orang, segala puji bagi Allah Rabb semesta alam.
6- و عن بعض المشايخ : قال : من قرأ في نصف ليلة الجمعة سورة لإيلاف قريش ألف مرة ثم نام بالوضوء رأى النبي صلى الله عليه وسلم في منامه وحصل له مقصود .
6. dari sebgaian masyayekh berkata : barang siapa membaca surat al quraisy sebanyak 1000 kali pada tengah malam jum'at kemudian tidur dalam keadaan punya wudhu maka dia akan melihat Nabi shollallohu alahi wasallam dalam tidurnya dan tujuannya berhasil.
7- قال أبن عباس رضي الله عنهما : من قرأ قل هو الله أحد في ليلة ألف مرة رأى النبي صلى الله عليه وسلم في منامه
7. Ibnu Abbas -semoga Allah meridhoi keduanya- berkata :
barang siapa membaca surat al ikhlas sebanyak 1000 kali di malam hari maka dia akan melihat Nabi shollallohu alaihi wasallam di dalam tidurnya.
wallohu a'lam.
Bersambung....

Menentukan hari Tahlilan


Kebencian yang ada didalam hati dan dada segelintir  umat Islam terhadap amaliyah umat Islam (Tahlilan) mengantarkan mereka  pada perbuatan yang sangat buruk dan keji. Diantaranya menuduh Tahlilan  sebagai ajaran Hindu sebagaimana disebarkan disosial media dan situs  milik orang-orang wahhabi.

Biasanya orang-orang Wahabi -umumnya orang-orang yang tidak membidangi  ilmu-ilmu keislaman- dengan pemikiran sempitnya menuduh Tahlilan sebagai  ajaran Hindu dengan membawa 'dalil' dari salah satu kitab Hindu. Misalnya  terkait waktu Tahlilan yang biasa dilakukan masyarakat. Wahabi mengutip :

    “Termashurlah selamatan yang diadakan pada hari pertama, ketujuh,  empat puluh, seratus dan seribu" (Kitab Manawa Dharma Sastra Weda Smerti  hal. 99, 192, 193).

Membantah wahhabi yang membawakan isi kitab Hindu untuk menyerang  amaliyah umat Islam sebenarnya sama saja dengan mengajari mereka tentang  agama Islam dari paling dasar. Butuh waktu mengajari ilmu pada mereka, belum lagi tingkat  kemampuan mencerna mereka yang berbeda-beda sehingga ada yang paham dan ada yang tidak, bahkan sulit paham.

1. Bila semisal ada kesamaan antara unsur amaliyah umat Islam dengan apa  yang berlaku pada umat Hindu, maka bukan berarti umat Islam mengikuti  ajaran Hindu.

Bila ada umat Islam ada puasa, bukan berarti umat Islam puasa meniru umat lain. Bila umat Islam berdo'a, bukan berarti umat Islam berdo'a dalam rangka mengikuti agama lain. Bila khutbah Jum'at pakai bahasa Indonesia, bukan berarti umat Islam meniru khutbah yang dilakukan umat Islam (pendeta, biksu, dll).  Demikian pula Umat Islam yang mengamalkan menggelar Tahlilan TIDAK dalam rangka  mengikuti ajaran Hindu.

2. Umat Islam melakukan amaliyahnya dengan berdasarkan pada sumber-sumber hukum Islam. Sumber hukum Islam adalah al-Qur'an, Al-Hadits, Ijma' dan Qiyas. Tidak menjadikan kitab Hindu sebagai sumber hukum amaliyah mereka. Sedangkan penuduh yang menjadikan kitab Hindu sebagai dalil mereka untuk menyerang umat Islam sama saja mereka telah menambah-nambah sumber hukum dalam Islam.

3. Selamatan (dalam kitab Hindu tersebut) tidak sama dengan Tahlilan atau Selamatan Kematian yang dilakukan oleh umat Islam. Perbedaan ini sangat jelas. Umat Islam bertauhid sedangkan Hindu tidak. Selamatan (yang ada dalam ajaran Hindu) juga kita tidak pernah tahu. Karena kita tidak tahu ajaran Hindu maka kita ber-amaliyah bukan meniru Hindu.

Sedangkan Tahlilan bagi umat Islam hakikatnya adalah do'a dan ihdatust tsawab (menghadiahkan pahala). Kita berkumpul dalam rangka berdzikir kepada Allah kemudian dihadiahkan kepada orang yang meninggal. Kita berdo'a dan memohon kepada Allah karena kita umat Islam, sehingga bila ada yang menuduh Tahlilan sebagai ajaran Hindu berarti mereka telah menuduh umat Islam berdo'a kepada selain Allah.

Ihdauts Tsawab (menghadiahkan pahala) bukan meniru ajaran diluar Islam (Hindu, Buddha, dll) tetapi Ihdaus Tsawab adalah murni ajaran Islam yang terang bederang. Pembahasan mengenai Ihdauts Tsawab banyak didalam kitab ulama Islam. Orang yang tidak mengetahui mengenai Ihdauts Tsawab sudah bisa dipastikan orang yang tidak pernah menyentuh kitab-kitab ulama, dan kemungkinan besar memang orang yang bodoh tulen, tidak bisa disangkal lagi, harus diakui.

4. Adakah dalam ajaran Hindu membaca bacaan Tahlilan ?. Orang yang menuduh Tahlilan berasal dari Hindu itu karena mereka mendefinisikan Tahlilan hanya dengan istilah 7, 40, 100 hari dan lainnya. Sedangkan Tahlilan bagi umat Islam itu hakikatnya adalah Ihdauts Tsawab (menghadiahkan pahala) untuk orang yang meninggal dunia.

5. Oleh karena itu, dalam Tahlilan umat Islam melakukan dzikir (seperti kalimat thayyibah La Ilaha Ilallah, dll), baca al-Qur'an, baca do'a kepada Allah, baca shalawat kepada Nabi, bershadaqah dan sebagainya lalu menghadihkan kepada orang yang meninggal sambil berdo'a "Ya Allah sampaikan pahala bacaan ini kepada Fulan". Ulama sepakat sampai kepada yang meninggal dunia.  Apakah ini ada dalam ajaran Hindu?. Gunakanlah akal sehat bila tidak sakit, tetapi bila sakit, semoga cepat sembuh... !

6. Terkait dengan penentuan hari, umat Islam mendasarkannya pada kaidah-kaidah hukum Islam, bukan ajaran Hindu. Pihak penuduh kerap kali ngotot dengan tuduhannya meskipun sudah dijelaskan berulang-ulang.  Mengapa ngotot? karena kebencian yang ada dalam di hati mereka.

MENENTUKAN HARI MENURUT ULAMA

Perlu kembali di ingat, Tahlilan hakikatnya adalah ihdauts tsawab / menghadiahkan pahala. Ihsauts Tsawab bisa dilakukan kapan saja, sendirian atau bersama-sama, dimana saja (rumah, masjid, mushalla, kosan, dan sebagainya). Contoh: Umat Islam yang selesai shalat sendirian, lalu kirim Fatihah, dzikir dan berdo'a untuk keluarganya yang meninggal atau umat Islam lainnya, itu juga bisa termasuk Tahlilan.

Lalu bagaimana kalau menentukan hari (waktu)?. Kaidah hukum menentukan hari ini diperbolehkan didalam Islam, sebagaimana dijelaskan oleh Imam Ibnu Hajar al-Asqalani (Ahli Hadits / Amirul Mukminin fil Hadits). Apa dasar bolehnya menentukan hari (waktu) untuk beramal kebajikan? Yaitu hadits Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma:

عَنْ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا قَالَ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَأْتِي مَسْجِدَ قُبَاءٍ كُلَّ سَبْتٍ مَاشِيًا وَرَاكِبًا وَكَانَ عَبْدُ اللهِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ يَفْعَلُهُ. رواه البخاري
“Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma berkata: “Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam selalu mendatangi Masjid Quba’ setap hari sabtu, dengan berjalan kaki dan berkendaraan.” Abdullah bin Umar radhiyallahu ‘anhu juga selalu melakukannya. (HR. al-Bukhari, [1193]).

Hadits di atas menjadi dalil bolehnya menetapkan waktu-waktu tertentu secara rutin untuk melakukan ibadah dan kebaikan. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menetapkan hari Sabtu sebagai hari kunjungan beliau ke Masjid Quba’. Beliau tidak menjelaskan bahwa penetapan tersebut, karena hari Sabtu memiliki keutamaan tertentu dibandingkan dengan hari-hari yang lain. Berarti menetapkan waktu tertentu untuk kebaikan, hukumnya boleh berdasarkan hadits tersebut. Karena itu al-Hafizh Ibnu Hajar al-Asqalani rahimahullah berkata:

وفي هذا الحديث على اختلاف طرقه دلالة على جواز تخصيص بعض الأيام ببعض الأعمال الصالحه والمداومه على ذلك وفيه أن النهي عن شد الرحال لغير المساجد الثلاثه ليس على التحريم
“Hadits ini, dengan jalur-jalurnya yang berbeda, mengandung dalil bolehnya menentukan sebagian hari, dengan sebagian amal saleh dan melakukannya secara rutin. Hadits ini juga mengandung dalil, bahwa larangan berziarah ke selain Masjid yang tiga, bukan larangan yang diharamkan.” (Al-Hafizh Ibnu Hajar, Fath al-Bari, juz 3 hlm 69).

Ibnu Hajar al-Asqalani terkait hadits al-Bukhari (1149), Muslim (6274) tentang sahabat Bilal bin Rabah juga memberikan penjelasan sebagai berikut :

ويستفاد منه جواز الاجتهاد في توقيت العبادة لأن بلالا توصل إلى ما ذكرنا بالاستنباط فصوبه النبي صلى الله عليه و سلم
“Dari hadits tersebut dapat diambil faedah, bolehnya berijtihad dalam menetapkan waktu ibadah. Karena sahabat Bilal mencapai derajat yang telah disebutkan berdasarkan istinbath (ijtihad), lalu Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam membenarkannya.” (Al-Hafizh Ibnu Hajar, Fath al-Bari, juz 3 hlm 34).

Itulah yang umat Islam jadikan dasar menentukan hari untuk ber-amal kebajikan seperti Tahlilan, kajian Islam, dan sebagainya, bukan kitab agama lain. Umat Islam tidak menjadikan kitab agama lain sebagai dasar amaliyah mereka. Mengapa umat Islam tahu tentang bolehnya menentukan hari untuk beramal kebajikan? karena mereka belajar Islam dari ulama yang tepat.

Teka-teki sohabat Hudzaifah bin Al Yaman R.a

Dinukil dari kitab Bahrud Dumu'
يروى في بعض الأخبار إن عمر بن الخطاب رضي الله عنه لقي حذيفة بن اليمان وهو يومئذ أمير المؤمنين، فقال لحذيفة: كيف أصبحت يا حذيفة؟ قال: أصبحت يا أمير المؤمنين أحب الفتنة، وأكره الحق، وأقول بما لم يخلق، وأشهد بما لم أر، وأصلي بلا وضوء، ولي في الأرض ما ليس لله في السماء.
Diriwayatkan dari sebagian kisah2 sesungguhnya Umar bin Al Khottob -semoga Allah meridhoinya- bertemu dengan Hudzaifah bin Al Yaman -semoga Allah meridhoinya -,
saat itu sahabat umar menjadi kholifah, beliau berkata kpd Hudzaifah :
" bagaimana keadaanmu pagi ini, wahai hudzaifah ?"
Hudzaifah menjawab :
" wahai amirul mukminin, pagi ini aku mencintai fitnah, membenci kebenaran, mengucapkan sesuatu yg tdk diciptakan, bersaksi dengan hal yg tdk pernah kulihat, sholat tanpa wudhu dan di bumi aku mempunyai sesuatu yg tdk dipunyai oleh Allah di langit.
فغضب عمر لذلك غضبا شديدا، وهمّ إن يبطش به، ثم تذكر صحبته من
النبي، فأمسك، فهو كذلك إذ مرّ به عليّ بن أبي طالب رضي الله عنه، فرأى الغضب في وجهه، فقال: ما أغضبك يا أمير المؤمنين، فقصّ عليه القصّة.
Kemudian Umar benar2 marah sebab perkataan hudzifah itu, beliau ingin memukulnya tapi kemudian dia teringat dengat persahabatan hudzaifah dengan Nabi shollallohu alaihi wasallam,
ketika dalam keadaan menahan amarah, tiba2 sahabat Ali bin Abi Thalib -semoga Allah meridhoinya- melewati beliau, Ali melihat aura kemarahan pada wajahnya umar, kemudian beliau berkata :
" apa yg membuatmu marah, wahai amirul mukminin ?"
kemudian Umar menceritakan kisahnya dengan Hudzaifah.
فقال: يا أمير المؤمنين لا يغضبك ذلك، أما قوله: إنه يحب الفتنة، فهو تأويل قوله تعالى: {إِنَّمَا أَمْوَالُكُمْ وَأَوْلادُكُمْ فِتْنَةٌ} التغابن 15.
أما قوله: يكره الحق، فالحق هو الموت الذي لا بدّ منه ولا محيص عنه.
وأما قوله: يقول بما لم يخلق: القرآن، فهو يقرأ القرآن وهو غير ومخلوق.
kemudian Ali berkata :
" wahai amirul mukminin, janganlah engkau marah sebab hal itu.
- adapun ucapan hudzifah bahwa dia mencintai fitnah maka itu adalah ta'wil dari firman Allah ta'ala dalam surat at taghobun ayat 15 ,
" Sesungguhnya hartamu dan anak-anakmu hanyalah fitnah "
- adapun membenci kebenaran, maka kebenaran adalah kematian yg pasti datang dan tiada tempat berlari darinya.
- adapun mengucapkan sesuatu yg tdk diciptakan maka itu adalah alqur'an, karena al qur'an bukanlah makhluk.
وأما قوله: يشهد بما لم ير، فانه يصدق بالله ولم يره.
وأما قوله: يصلي بغير وضوء، فانه يصلي على النبي صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بغير وضوء.
وأما قوله: إن له في الأرض ما ليس لله في السماء، فان له زوجة وبنين، وليس لله شيء من ذلك.
فقال عمر: لله درّك: يا أبا الحسن، لقد كشفت عني هما عظيما.
- adapun bersaksi dengan yg tdk pernah dilihat, maka sesungguhnya dia bersaksi dengan membenarkan adanya Allah sedangkan dia tdk pernah melihat-Nya.
- adapun sholat tanpa wudhu, maka sesungguhnya dia bersholawat kepada Nabi shollallohu alaihi wasallam tanpa wudhu.
- adapun dia di bumi mempunyai sesuatu yg tdk dipunyai Allah di langit, maka hudzaifah mempunyai istri dan anak2 dan Allah tidak memiliki itu sama sekali. "
Umar berkata :
" bagus sekali wahai ayahnya Al Hasan, engkau telah menghilangkan kegelisahan yg besar dariku ."
wallohu a'lam.
بحر الدموع
ابن الجوزي
Semoga bermanfaat

Kisah Pencuri tobat

Dinukil dari kitab At Tawwabiin Ibnu Qudamah.

عن وهيب بن الورد قال: بلغنا أن عيسى عليه السلام مر هو ورجل من بني إسرائيل من حواريه بلص في قلعة له فلما رآهما اللص ألقى الله في قلبه التوبة قال: فقال لنفسه: هذا عيسى بن مريم عليه السلام روح الله وكلمته وهذا حواريه ومن أنت يا شقي? لص بني إسرائيل! قطعت الطريق وأخذت الأموال وسفكت الدماء!
Dari wuhaib al ward berkata,
" telah sampai kepada kami bahwa sesungguhnya Nabi Isa alaihis salaam ketika dalam perjalanannya bersama dengan salah seorang muridnya melewati seorang pencuri.
ketika si pencuri melihat keduanya, Allah meletakkan taubat kedalam hatinya, kemudian si pencuri berkata pd dirinya sendiri :
" ini adalah Nabi Isa bin Maryam alaihis salam, ruhulloh dan kalimat-Nya, dan yg satunya adalah salah seorang murid beliau, sedangkan engkau ini siapa, wahai orang yg celaka ! engkau adalah pencurinya bani israel ! engkau merampok, mengambil harta orang dan mengucurkan darahnya ! "

ثم هبط إليهما تائباً نادماً على ما كان منه فلما لحقهما قال لنفسه: تريد أن تمشي معهما: لست لذلك بأهل! امش خلفهما كما
يمشي الخطاء المذنب مثلك! قال: فالتفت إليه الحواري فعرفه فقال في نفسه: انظر إلى هذا الخبيث الشقي ومشيه وراءنا!
kemudian si pencuri mendekati Nabi Isa dan muridnya dalam keadaan bertaubat dan menyesali semua perbuatan yg telah dilakukannya,
ketika telah dekat, dia berkata kpd dirinya sendiri :
" engkau ingin berjalan bersama dengan keduanya, engkau tdklah pantas ! berjalanlah dibelakang mereka sebagaimana berjalannya orang yg salah dan banyak dosa sepertimu ! "
kemudian muridnya Nabi Isa menoleh kepadanya, dia mengenali si pencuri, kemudian dia berkata kpd dirinya sendiri :
" lihatlah orang buruk dan celaka ini, lihat pula berjalannya dia di belakang kami ! "
(si murid merasa lebih baik daripada si pencuri)

قال: فاطلع الله سبحانه وتعالى على ما في قلوبهما من ندامته وتوبته ومن ازدراء الحواري إياه وتفضيله نفسه عليه قال: فأوحى الله تعالى إلى عيسى بن مريم أن مر الحواري ولص بني إسرائيل أن يأتنفا العمل جميعاً أما اللص فقد غفرت له ما قد مضى لندامته وتوبته وأما الحواري فقد حبط عمله لعجبه بنفسه وازدرائه هذا التواب.
kemudian Allah subhanahu wata'ala melihat isi hati kedua orang tsb, Allah melihat penyesalan dan taubatnya pencuri, Allah juga melihat hinaannya murid Nabi Isa kepada si pencuri serta pengunggulan dirinya sendiri daripada si pencuri.
Kemudian Allah memberikan wahyu kpd Nabi Isa bin Maryam,
" perintahkanlah kepada muridmu dan si pencurinya bani israel agar keduanya memulai dari awwal amalan2 mereka semuanya,
adapun si pencuri maka telah Kua ampuni semua dosa yg telah lalu sebab penyesalan dan taubatnya, sedangkan si murid maka amalan2nya telah musnah sebab dia merasa bangga dengan dirinya sendiri dan sebab penghinaanyya kepada orang yg bertaubat ini ."

wallohu a'lam.

التوابين
تأليف : ابن قدامة

*kalam hikmah Syeh Ibnu Atho'illah,

معصية اورثت ذلا و افتقارا خير من طاعة اورثت عزا و استكبارا
" Kemaksiatan yang menumbuhkan rasa hina dan butuh terhadap Allah itu lebih baik daripada ketaatan yang menumbuhkan rasa bangga dan sombong "

Semoga kita bisa menjaga diri dari sifat sombong dan merendahkan orang lain...
Aamiin...

Menangis saat baca Al Qur'an

Dinukil dari kitab At Tibyan Imam Nawawy
[فصل]
في البكاء عند قراءة القرآن
قد تقدم في الفصلين المتقدمين بيان ما يحمل على البكاء في حال القراءة وهو صفة العارفين وشعار عباد الله الصالحين قال الله تعالى (ويخرون للأذقان يبكون ويزيدهم خشوعا) وقد وردت فيه أحاديث كثيرة وآثار السلف فمن ذلك عن النبي صلى الله عليه وسلم: اقرؤوا القرآن وابكوا فإن لم تبكوا فتباكوا وعن عمر بن الخطاب رضي الله عنه أنه صلى بالجماعة الصبح فقرأ سورة يوسف فبكى حتى سالت دموعه على ترقوته
Fasal menerangkan menangis ketika membaca Al Qur’an.
Telah diterangkan dalam dua fasal yang terdahuluberkaitan dengan hal-hal yang menimbulkan tangis ketika membaca Al Qur’an. Menangis ketika membaca Al Qur’an merupaan sifat orang-orang yang arif dan syiar hamba-hamba Allah Yang shaleh.
Allah berfirman: “Dan mereka menyukur atas muka mereka sambil menangis dan mereka bertambah khusyuk.” (QS Al Isra’ 17:109)
Diriwayatkan sejumlah hadits dan atsar Salaf. Antara lain, diriwayatkan dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam sabdanya: “Bacalah Al Qur’an dan menangislah. Jika kamu tidak menangis, maka usahakanlah supaya menangis.”
Diriwayatkan dari Umar Ibnul Khattab Radhiyallahu ‘Anh bahwa dia mengimami jamaah sembahyang Subuh dan membaca Surah Yusuf. Dia menangis hingga mengalir air matanya hingga membasahi tulang bahunya.
وفي رواية أنه كان في صلاة العشاء فتدل على تكريرة منه وفي رواية أنه بكى حتى سمعوا بكاءه من وراء الصفوف
وعن أبي رجاء قال رأيت ابن عباس وتحت عينيه مثل الشراك البالي من الدموع وعن أبي صالح قال قدم ناس من أهل اليمن على أبي بكر الصديق رضي الله عنه فجعلوا يقرؤون القرآن ويبكون فقال أبو بكر الصديق رضي الله عنه هكذا كنا
وعن هشام قال ربما سمعت بكاء محمد بن سيرين في الليل وهو في الصلاة والآثار في هذا كثيرة لا يمكن حصرها وفيما أشرنا إليه ونبهنا عليه كفاية والله أعلم
Dalam suatu riwayat, kejadian itu berlangsung dalam sembahyang Isya’. Maka hal itu menunjukkan berlakunya pengulangan bacaan. Dalam suatu riwayat, dia menangis hingga mereka mendengar tangisannya dari belakang shaf-shaf.
Diriwayatkan dari Abu Raja’, katanya: “Kulihat Ibnu Abbas di bawah kedua matanya nampak bekas seperti tali selipar yang usang lantaran air mata.”
Diriwayatkan dari Abu Shahih, katanya: Beberapa orang datang dari Yaman menemui Abu Bakar Ash-Shiddiq Radhiyallahu ‘Anh mereka membaca Al Qur’an dan mereka menangis. Kemudian Abu Bakar berkata: “Demikianlah keadaan kami jika membaca Al Quran.”
Diriwayatkan dari Hisyam, katanya: “Terkadang aku mendengar tangis Muhammad bin Sirin pada waktu malam ketika dia sedang sembahyang.”
Banyak atsar yang menerangkan yang demikian itu yang tidak mungkin menghitungnya. Apa yang telah saya kemukakan dan saya tunjukkan kiranya sudah memadai. Wallahua’lam.
قال الإمام أبو حامد الغزالي البكاء مستحب مع القراءة وعندها وطريقه في تحصيله أن يحضر قلبه الحزن بأن يتأمل ما فيه من التهديد والوعيد الشديد والمواثيق والعهود ثم يتأمل تقصيره في ذلك فإن لم يحضره حزن وبكاء كما يحضر الخواص فليبك على فقد ذلك فإنه من أعظم المصائب
Imam Abu Hamid Al Ghazali berkata: “Menangis itu disunnahkan pada waktu membaca Al Qur’an. Cara dapat menangis adalah menghadirkan kesedihan di dalam hati dengan merenungkan peringatan dan ancaman keras serta janji-janji yang terdapat di dalamnya, kemudian merenungi dosa-dosa yang terlanjur diperbuat.”
Jika tidak bisa menimbulkan kesedihan dan tangisan sebagaimana dialami oleh orang-orang terpilih, maka hendaklah dia menangis atas kegagalan itu karena hal itu termasuk musibah yang besar.
wallohu a'lam
التبيان في آداب حملة القرآن
للنووى

Semoga bermanfaat